Kecewa memang salah satu isi kehidupan. Tapi jika meladeni kecewa selalu mampir di kehidupan kita maka kita akan terus tersiksa dan tidak bahagia. Oleh sebab itu, jangan terlalu sering kecewa dengan apa yang kita peroleh.

Pada waktu kita mendapatkan nikmat dari Allah, ternyata kita masih sering merasa kurang. Dalam bekerja kita merasa pekerjaan kita melelahkan, gaji sedikit, jabatan tidak naik-naik. Di rumah juga demikian, kita merasa sering tidak cocok dengan pasangan kita, merasa anak-anak kita kurang pandai, kurang berbakti, dan sebagainya.Nah, semua rangkaian keluhan itulah yang membuat kita tidak bersyukur yang akhirnya kita merasa kecewa.

Jangan merasa kecewa dengan apa yang kita peroleh. Coba kita berpikir ulang! Apa yang kita pikirkan pada saat mencari pekerjaan? Pasti yang terpikir adalah yang penting dapat pekerjaan…. Kita tidak berpikir apakah pekerjaan itu akan membuat kita lelah, kapan gaji naik, kapan jabatan lebih tinggi. Dapat pekerjaan saja kita sudah puas dan bersyukur. Iya kan? Saat itu kita bisa bersyukur karena masih banyak yang belum mendapat pekerjaan atau bahkan yang tidak mampu bekerja.

Kemudian saat kita mencari jodoh juga demikian. Cukup kita dapat dan sampai di pelaminan kita sudah sangat bersyukur. Kita tidak pernah berpikir apakah nanti kita akan ada pertengkaran, ketidakcocokan, dan sebagainya. Saat itu kita bersyukur karena masih banyak yang menunggu jodoh atau bahkan ditinggal pasangannya.

Juga saat kita berada di detik-detik menunggu anak kita lahir. Anak kita lahir dengan selamat saja kita sudah sangat bersyukur dan bahagia. Kita tidak pernah berpikir ranking berapa dia saat sekolah nantinya, sepintar apa anak kita, sebaik apa anak kita, dan sebagainya. Saat itu kita bersyukur karena masih banyak yang menunggu momongan atau bahkan kehilangan buah hati.

Hiduplah tanpa rasa kecewa! Jangan merasa kecewa dengan apa yang kita peroleh. Itulah mengapa dalam doa sehari-hari, kita tidak hanya sibuk meminta kepada Allah swt. tetapi kita juga perlu mengungkapkan rasa syukur kita kepada Allah swt. dalam hidup kita tidak hanya melihat kekurangan tapi kita juga realistis dengan kelebihan-kelebihan disekeliling kita.[]