Memiliki kekayaan berupa harta melimpah
tidaklah bisa diperoleh semua orang di dunia ini. Oleh karenanya, jika kita
dikaruniai Allah swt. harta yang melimpah di dunia ini namun kita tidak
menikmatinya, maka merugilah kita. Bagaimanakah cara menikmati harta di dunia?
Harta dunia yang kita punyai tidak akan dapat
kita nikmati jika kita membiarkannya menumpuk di tabungan atau brankas kita.
Akan tetapi harta kita hanya akan kita rasakan nikmatnya jika ia kita
belanjakan di jalan Allah swt. mengubahnya tidak sekedar memuaskan kebutuhan
hidup kita, tapi juga menjadi aset akhirat untuk masa depan kehidupan kita di
alam setelah dunia.
Contoh sederhana saja, saat kita memiliki
ratusan juta uang. Pasti kita tidak akan pernah bisa menikmatinya jika kita
membiarkannya dalam bentuk uang yang kita simpan dengan rapi dan aman. Akan
lain ceritanya jika kita kemudian membelanjakan uang tersebut. Kita gunakan
untuk memenuhi kebutuhan anak-anak kita, membantu yatim dan dhuafa, membangun
sarana ibadah serta kegiatan islami, dan sebagainya yang diridhoi Allah swt.
Uang ratusan juga yang dibelanjakan untuk
kebaikan itu pasti akan kita rasakan kenikmatannya baik kenikmatan di dunia
maupun di akhirat. Karena memang begitulah cara menikmati kenikmatan harta yang
diamanahkan Allah swt. kepada manusia. Memanglah benar, harta bukanlah
segala-galanya, tapi segala-galanya bisa bergantung pada harta yang kita punya.
Kita tidak akan pernah tahu sampai berapa lama kita hidup di dunia.
Berantisipasilah agar kita tidak meninggalkan uang yang menumpuk di tabungan,
perhiasan yang tersimpan banyak di peti kita sedang kita tidak mempunyai bekal
untuk menuju kehidupan Akhirat. Karena harta-harta itu tidak akan menemani kita
dalam wujudnya sebagai harta setelah kita mati. Dengan mengamalkan
(membelanjakan) harta di jalan Allah swt., maka itulah yang akan menemani kita
kembali kepada Rabbul Izzati.[]