Tips Masak 30 Menit Siap Saji

Bagi sebagian emak-emak jaman now pasti ogah kalau berlama-lama di dapur. Ya, ini sebenarnya tipe saya sih. Berlama-lama di dapur adalah hal yang paling saya hindari. Inti memasak bagi saya adalah memenuhi kebutuhan makan. Kenyang pasti, nikmat itu relatif. Jadi, yang utama adalah masak untuk kenyang. Ahahaha! (Dengan kesadaran akan kebutuhan gizi dan nutrisi tubuh tentunya)

Lihat potonya, pasti terjawab tulisan ini maunya apa. Masak biar gak ribet dan cepat solusinya adalah bumbu yang siap pakai. Tapi tidak sebatas itu, Mak Idear, bumbu siap pakai yang kita stok bisa jadi akan memusingkan kita jika manajemen dapur lainnya tidak kita tata sedemikian rupa kerapiannya.

Nah, berikut ini saya share tips biar masak secepat kilat. Hanya 30 menit masakan siap saji. Ini berdasar pada pengalaman 5 tahun punya dapur sendiri alias harus masak tiap hari.

Tips pertama: Pastikan momen memasak fokusnya adalah (benar-benar) memasak!

Jika memasak di pagi hari, maka start di dapur adalah langsung mengolah bahan untuk jadi makanan, bukan start cuci piring. Saran saya, ritual cuci piring lakukan di malam hari, setelah kegiatan makan malam selesai. Jangan tunda cuci piring sampai besok pagi, sebab itu akan membuat acara masak pagi hari lebih panjang. Kalau start masak kondisi dapur bersih tanpa piring kotor menumpuk, acara masak akan menyenangkan dan dalam 30 menit masakan siap saji di meja makan.

Tips kedua: Tentukan tema masakan dan persiapkan bahan di malam hari.

Nah, bagi Mak Idear yang tiap pagi masak, maksimal malam sebelumnya harus clear “besok mau masak apa”. Serap aspirasi anggota keluarga, inginnya besok makan apa, atau bahkan menu sudah terancang seminggu kedepan mau masak apa saja. Wow!

Jangan sampai pagi-pagi masuk dapur baru mikir “Enaknya masak apa ya?”, ini bisa mengacaukan dapurmu, Mak Idear. Minimal mengacaukan kulkasmu hanya untuk bongkar bahan masak. Iya kan?

Nah, jika tema masak sudah disiapkan, malam itu juga siapkan bahan-bahannya! Acara potong-potong sayur, kupas-kupas bawang, dilakukan di malam harinya. Pagi tinggal eksekusi, cuci sayur, masukkan bahan ke wajan, panci, dan waktu masak menjadi  singkat, tidak pakai duduk lama di dapur hanya untuk kupas bawang atau sayur. Biar santai, kegiatan ini bisa disambi dengan santai bersama keluarga.

Tips ketiga: Stok bahan dan bumbu siap pakai dan bumbui masakan dengan simpel

Sekarang berbagai bumbu siap pakai ada dan banyak pilihannya. Mulai dari yang harga bersahabat hingga yang harga berkelas. Tidak perlu ribet nguleg atau blender yang turun tangan, beli jadi banyak. Untuk dapat santan juga tinggal tuang, apalagi yang ribet? Tidak ada. Stok bumbu siap pakai pasti menjadi andalan Mak Idear dalam mempercepat prosesi memasak di pagi hari. Hanya 30 menit masak siap saji.

Kalau saya, bumbu siap pakai yang menjadi andalan adalah yang ribet-ribet, seperti lodeh, opor, soto, rawon, bumbu rujak, rendang, krengseng, tongseng, bali, eh, kok hampir semua ribet? Hewhewhew!

Alhamdulillah, sejak akhir 2018 kemarin, ada temannya teman (Nah lho…) yang produksi bumbu siap pakai. Harganya mirip dengan harga bumbu yang standar dijual di warung-warung. Namun, komitmennya yang non MSG membuatku jatuh hati. Rasa, aroma, dan tekstur bumbunya memang beda, lebih homely, eh? Maksudnya, mirip yang biasanya My Mom alias Emak saya buat.

Saya biasanya nyetok 20 sampai 25 sachet, taruh di wadah rapat, simpan di kulkas. Sudah, aman dapur saya sebulan ke depan.

Lain itu, untuk sayur simpel seperti sayur sop, sayur asem, sayur bening, eksekusi sendiri. Itupun ala-ala saya, yang simpel dan gak ribet. Dan pasti, masak singkat, dalam 30 menit siap saji.

Bumbu sayur sop: bawang putih, bawang merah ditumis tipis-tipis sampai harum, lalu masukkan ke rebusan air dan sayur-mayurnya (wajib seledri). Tambah gula dan garam secukupnya. Fix, jadi sayur sop, hanya 30 menit masak siap jadi. Sayur yang sering saya pakai adalah wortel (wajib), brokoli, kubis. Kalau selera boleh tambah makaroni, bakso, tahu, dll.

Bumbu sayur asem: bawang putih, bawang merah, lengkuas, dan sensasi asem iris tipis langsung masukkan ke rebusan air dan sayuran. Tambah gula dan garam secukupnya, beres! Masak 30 menit siap saji. Sensasi asem bagi saya tidak harus buah asem beneran, bisa diganti belimbing sayur atau tomat. Sayurnya sesiapnya bahan, bisa kacang panjang dan kubis, kubis dan mentimun krai, kacang panjang dan kangkung, kacang panjang dan kecambah besar, mix antara mereka deh intinya.

Bumbu sayur bening: bawang merah, kunci (apa ya nama umumnya rempah ini? Pokoknya saya menyebutnya kunci), daun kemangi masukkan ke rebusan air dan sayur. Lagi-lagi, tambah gula dan garam secukupnya, jadi deh masak 30 menit siap saji. Pilihan sayurnya bisa beragam: bayam saja, bayam plus gambas, bayam plus waluh sayur, daun katuk, dll.

Berbicara stok bahan, sekali belanja, minimal untuk 3 hari. PR nya adalah kreasi masak dengan bahan yang sama. Misal wortel, hari ini sayur sop, besok tahu isi wortel, lusa lodeh wortel. Terong hari ini dimasak balado, besok terong krispi, lusa sambel terong. Dan banyak kreasi yang bisa kita cari diinternet kan?

Oke, itulah tips ala saya untuk dapur Mak Idear yes. Insyaallah kalau model masaknya kayak ini akan cepat, apalagi jika kompornya lebih dari satu, dua tungku. Satu untuk masak sayur dan lauk pelengkapnya, satunya lagi untuk masak nasi, 30 menit masakan akan tersaji dan siap dinikmati. Eh, saya masak nasi manual lho, tidak pakai sekali colok matang. Kapan-kapan insyaallah saya bagi tips masak nasi. Hehehe….penting gak sih?

Closingnya begini, Mak Idear, semua tips yang saya tulis itu butuh niat kokoh Mak Idear. Niat kokoh untuk benar-benar mau masak. Jangan sampai stok bumbu, stok sayur, dan stok bahan-bahan masakan itu hanya menjadi hiasan kulkas belaka! Salam panci dari dapur ya, Mak Idear! Semangat masak sehat lezat untuk keluarga tercinta![]